Sama halnya dengan Imam Bukhari, gurunya Imam Muslim, Imam Muslim pun memiliki banyak karya. Ia termasuk sebagai penulis hadis shahih dan sebagai penulis kitab Shahih Muslim. Hingga saat ini, Imam Muslim adalah penulis Muslim yang terkenal, dan karyanya masih digunakan oleh banyak orang.
Nama lengkap Imam Muslim adalah Imam
Abul-Husain Muslim bin al-Hajjaj bin Muslim bin Kausyaz al-Qusyairi
an-Nasaiburi. Ia dilahirkan di Naisabur (salah satu kota di Khurasan, Iran),
pada tahun 206 Hijriah atau 822 Masehi.1
Dan sejak usia dini, yaitu saat berusia 16 tahun, ia telah pergi ke berbagai
tempat untuk belajar hadis, seperti: Hijaz, Irak, Syam, Mesir, dan ke
negara-negara lainnya.2
Dari
banyaknya wilayah yang ia kunjungi, telah membuat Imam Muslim memiliki banyak
guru dari kalangan para ahli hadis. Tidak hanya itu, ketika Imam Muslim yang hidup
sezaman dengan Imam Bukhari, ia selalu menyertai dan mengikuti Imam Bukhari dalam
rangka menuntut ilmu kepadanya. Bahkan, ketika terjadi perbedaan pendapat antara
Imam Bukhari dengan Muhammad Ibnu Yahya Adz-Dzuhli, salah serang gurunya Imam
Muslim, Imam Muslim lebih memilih Imam Bukhari dan meninggalkan semua riwayat
dari Adz-Dzuhli, baik yang shahih maupun yang lainnya.3
Karya Imam Muslim yang sangat terkenal
adalah Shahih Muslim. Judul lengkap untuk kitab Shahih Muslim adalah al-Musnad
al-Shahih al-Mukhtashar min al-Sunan bi Naql al-‘adl’ an al-‘adl ‘an Rasulillah
Shallallah ‘alaih wa Sallam. Adapun total jumlah hadis yang ada di dalam kitab
tersebut berjumlah sekitar 4.000 hadis, tanpa pengulangan, atau 12.000 dengan
yang diulang. Sistematika pembahasannya terdiri dari 54 bab yang setiap bab
dibagi lagi menjadi beberapa sub-bab. Untuk judul bab dan sub-babnya, tidak ditulis
oleh Muslim sendiri. Melainkan, dicantumkan oleh para ulama dan pensyarah yang
hidup sesudahnya.4 Banyak para tokoh
dan para hafidz yang sezaman dengannya mengambil riwayat darinya, termasuk
teman-temannya sendiri, seperti Abu Hatim Ar-Razi, Musa bin Harun, Ahmad bin
Salmah, at-Tirmidzi, dan lain-lain.5
Setelah meninggalkan banyak karya tulis,
akhirnya Imam Muslim meninggal dunia pada usia lima puluh lima tahun.
Jenazahnya dikebumikan di kampun Nasr Abad, salah satu daerah luar di
Naisaburiy pada hari Senin, 25 Rajab 261 Hijriah/875 Masehi. Adapun karya Imam
Muslim di antaranya adalah:
1. Al-Jami As-Sahih
2. Al-Musnadul Kabir (Kitab yang berisi
keterangan para perawi hadis)
3. Kitabul Asma wal Kuna
4. Kitab Al-‘Ilal
5. Kitabul Aqran
6. Kitabus Su’alatihi Ahmad bin Hanbal
7. Kitabul Intifa bi Uhubis Siba
8. Kitabul Muhadramin
9. Kitabu man Laisa lahu illa Rawin Wahid
10. Kitab Auladis Sahabah
11. Kitab Awhamil Muhaddisin
Dari sekian banyak karyanya, karya Imam
Muslim yang paling terkenal adalah Al-Jami As-Sahih, atau yang dikenal dengan
nama Sahih Muslim.6
Sumber:
1.
Muhammad Muhammad Abu Syuhbah, Kitab Hadis Shahih Yang Enam, (Bogor: Pustaka
Litera Antar Nusa, 1994), hal. 64
2. M. Agus Solahudin dan Agus Suyadi,
Ulumul Hadis, (Bandung: Pustaka Setia, 2017), hal. 234
3. Muhammad Abu Zahw, The History of
Hadith: Historiografi Hadits Nabi Dari Masa Ke Masa, (Depok: Keira Publishing,
2017), hal. 306
4. Saifuddin, Arus Tradisi Tadwin Hadis
dan Historiografi Islam, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011), hal. 159
5. Muhammad Abu Zahw, op.cit., hal.
306-307

Tidak ada komentar:
Posting Komentar