
Plagiat di dalam Alkitab begitu langka atau jarang dibahas, seakan-akan Bible itu murni Firman Tuhan. Padahal, jika kita mau menelisik secara cermat terdapat ayat di dalam Alkitab, dimana di dalamnya merupakan hasil jiplakan dari sumber lain, baik itu dari sumber Yahudi maupun dari sumber lainnya. Dan di dalam artikel kali ini, kami akan mengungkapkan tentang bukti adanya Alkitab telah menjiplak dari sumber lain, khususnya tentang isi dari Surat Paulus yang telah menjiplak Targum.
Telah ada bukti nyata, bahwa isi dari Surat
Paulus telah menjiplak dari hasil karyanya seorang Rabbi Yahudi, yang bernama Yonatan bin Uziel. Namun sebelum
kami memberikan bukti tersebut, alangkah baiknya kita menelusuri terlebih
dahulu tentang kapan Yonatan ben Uziel dan Paulus lahir.
Kapan Yonatan ben Uziel Dan Paulus Lahir?
Yonatan ben Uziel lahir pada abad 1 SM,1 tepatnya pada tanggal 50 SM.2 Ia adalah murid terbesarnya Rabbi Hillel,3 dimana Rabbi Hillel dilahirkan di Babilonia
sekitar tahun 110 SM dan meninggal di Yerusalem pada tahun-tahun pertama
Masehi.4 Menurut sumber Yahudi, bahwa
ia telah menerjemahkan kitab para Nabi. Bahkan menurut Rabbi Menachem Rekanati,
ia pun menerjemahkan pula isi Taurat5
ke dalam bahasa Aram.6
Lalu kapan Paulus lahir? Menurut sumber Katolik
Roma, bahwa Paulus lahir pada 4 SM.7
Namun demikian, lahirnya Paulus tersebut masih dipertanyakan oleh Britannica,
yang terbukti saat mencantumkan tanggal lahirnya Paulus telah diberi tanda
tanya oleh pihak Britannica. Dan pihak Britannica menginformasikan pula tentang
kematiannya Paulus yang terjadi sekitar 62-64 M.8
Namun menjadi pertanyaanya, apakah Yonatan ben Uziel dan Paulus pernah bertemu,
meskipun keduanya hidup sezaman? Sepanjang yang kami ketahui, bahwa keduanya
belum pernah saling bertemu.
Bukti Isi Surat Paulus Telah Menjiplak
Pada umumnya, Kristen meyakini bahwa Surat 1
dan 2 Timotius merupakan hasil karyanya Paulus. Di dalam 2 Timotius 3:8-9,
dituliskan sebagai berikut:
‘Sama seperti Yanes dan Yambres menentang Musa, demikian
juga mereka menentang kebenaran. Akal mereka bobrok dan iman mereka tidak tahan
uji. Tetapi sudah pasti mereka tidak akan lebih maju, karena seperti dalam hal
Yanes dan Yambres, kebodohan mereka pun akan nyata bagi semua orang.”
Pada ayat-ayat tersebut, kita fokus kepada namanya Yanes
dan Yambres. Kenapa demikian? Karena jika mencari tahu kedua nama tersebut di
dalam Alkitab, apapun versi Alkitabnya, kedua nama tersebut tidak akan pernah
kita temukan di dalam Perjanjian Lama. Adapun di dalam Perjanjian Baru, hanya bisa
kita temukan di dalam 2 Timotius 3:8-9. Siapa kedua nama tersebut? Mereka
adalah tukang sihir yang menentang Musa dihadapan Firaun (Kel 7:10-12 , 20-22 ;
8:5-7 , 17 , 18).9
Jika benar Surat
2 Timotius itu ditulis oleh Paulus, maka pertanyaan sederhananya, dari mana
Paulus mengetahui kedua nama tersebut? Tentunya ia dapatkan dari hasil menjiplak
karyanya Rabbi Yonatan ben Uziel. Tentu para pembaca semuanya bertanya-tanya,
mana buktinya bahwa Paulus telah menjiplak dari seorang Rabbi Yahudi?
Pada Targum
Yonatan di dalam kitab Bilangan 22:22, berisi kalimat sebagai berikut:
“But the anger of the Lord was provoked, because he would
go (that he might) curse them; and the angel of the Lord stood in the way to be
an adversary to him. But he sat upon his ass, and his two young men, Jannes
and Jambres, were with him.”10
Artinya kurang lebih seperti ini:
“Tapi kemurkaan Tuhan terbangkitkan, karena dia bermaksud
pergi untuk mengutuk mereka; dan malaikat Tuhan berdiri di jalan untuk menjadi
lawannya. Tetapi dia duduk di atas keledainya, dan kedua pemuda-nya, Yannes
dan Yambres, bersama dengannya.”
Dari adanya bukti
di atas, maka jelas bahwa Paulus telah menjiplak nama Yannes dan Yambres dari
Targum Yonatan, dimana kehadirannya Yonatan di dunia ini telah lebih dahulu ada
daripada Paulus. Lalu bagaimana cara Paulus menjiplak Targum tersebut? Bisa jadi, Paulus
telah membaca dokumennya Targum Yonatan, atau bisa jadi pula Paulus telah
mendengar kedua nama tersebut dari orang lain, hingga akhirnya ia masukan ke
dalam Surat 2 Timotius 3:8-9.
Sumber:
1. https://www.jpost.com/jewish-world/judaism/amuka-a-legend-for-lovers-315396
diakses pada Tanggal 8 Desember 2024
2. https://dailyzohar.com/tzadikim/33-The-Tana-Yonatan-Ben-Uziel
diakses pada Tanggal 8 Desember 2024
3. https://www.myascent.org/about-2/about-tzfat/the-great-kabbalists/rabbi-yonatan-ben-uziel/
diakses pada Tanggal 8 Desember 2024
4. https://www.myjewishlearning.com/article/hillel/
diakses pada Tanggal 8 Desember 2024
5. https://www.torah-box.net/jewish-ethics-and-learning/our-sages/10-facts-on-rabbi-yonatan-ben-uziel_545.html diakses pada Tanggal 8 Desember 2024
6. https://dailyzohar.com/tzadikim/33-The-Tana-Yonatan-Ben-Uziel
diakses pada Tanggal 8 Desember 2024
7. https://www.saintpaulscc.org/st--paul---his-life
diakses pada Tanggal 9 Desember 2024
8. https://www.britannica.com/biography/Saint-Paul-the-Apostle
diakses pada Tanggal 9 Desember 2024
9. https://www.biblegateway.com/resources/encyclopedia-of-the-bible/Jannes-Jambres diakses pada Tanggal 9 Desember 2024
10. https://www.sefaria.org/Targum_Jonathan_on_Numbers.22.22?lang=en
diakses pada Tanggal 9 Desember 2024
Tidak ada komentar:
Posting Komentar