
Ketika membahas tentang nama Nabi Muhammad, mayoritas umat Islam selalu tertuju kepada arti atau asal kata Muhammad itu sendiri. Namun di artikel kali ini, kita tidak akan membahas tentang hal tersebut, melainkan membahas tentang kisah atau sejarah pemberian nama Muhammad itu sendiri. Jika nama Muhammad adalah sebagai pemberian, lalu siapakah yang telah memberi nama tersebut dan bagaimana kisah pemberian nama Muhammad itu bisa terjadi?
Ayahnya Nabi Muhammad bernama Abdullah bin
Abdul Muththalib, sedangan ibunya Nabi Muhammad bernama Aminah binti Wahab.1 Dari sumber yang kami telusuri, ternyata
terdapat kisah yang berbeda mengenai awal mula pemberian nama Muhammad, dimana
perbedaan tersebut melahirkan perbedaan tentang kapan nama itu digunakan,
apakah sebelum ataukah sesudah Nabi Muhammad lahir. Di samping itu, ada pula perbedaan tentang siapa yang pertama kali memberikan nama Muhammad tersebut. Adapun perbedaan itu semua adalah sebagai berikut:
1. Menurut Martin Lings, seorang orientalis yang sekaligus
sebagai sejarawan yang telah menjadi Mualaf, mengisahkan sebagai berikut:
Ia (Aminah)
mendengar suara, “Engkau mengandung seorang pemimpin seluruh umat manusia. Jika
ia telah lahir, katakanlah, ‘Aku menyerahkan perlindungan anak ini kepada Tuhan
Yang Satu dari segala kejahatan orang-orang yang jahat, dan namailah ia
Muhammad!’” 2
Dari informasi di atas, maka bisa kita simpulkan, bahwa
pemberi nama Muhammad tersebut adalah Allah. Dan pemberian nama Muhammad,
ternyata telah ditetapkan untuk digunakan sebelum Nabi Muhammad lahir ke dunia ini.
2. M. Quraish Shihab, di dalam karyanya, menuturkan sebagai
berikut:
Pada hari
ketujuh dari kelahirannya, Abdul Muththalib menyembelih beberapa ekor binatang
dan menjamu karib dan sahabat-sahabatnya. Ketika itu ia ditanya mengapa putra
Abdullah itu dinamainya “Muhammad,” berbeda dengan nama-nama leluhurnya. Abdul
Muththalib menjawab: “Aku mengharap dia terpuji dia terpuji berkali-kali di
langit dan di bumi.” 3
Dari sumber Quraish Shihab di atas, maka bisa kita
simpulkan, bahwa orang pertama yang memberi nama Muhammad itu adalah Abdul Muththalib, dimana
pemberian nama Muhammad itu terjadi ketika Nabi Muhammad telah lahir.
Dari adanya dua
sumber yang berbeda tersebut, sebenarnya bisa kita kompromikan mengenai asal-usul
nama Nabi Muhammad tersebut. Karea bisa jadi, sebelum Siti Aminah melahirkan ia
telah mengungkapkan terlebih dahulu kepada mertuanya, bahwa ia telah
mendapatkan suara ghaib untuk menamai anaknya dengan nama Muhammad. Dan ketika
Abdul Muththalib ditanya perihal alasan menggunakan nama Muhammad oleh kerabat
dan sahabatnya, ia hanya mengungkapkan alasan penggunaan nama tersebut
berdasarkan pendekatan bahasa saja. Artinya, bahwa yang pertama kali memberikan
nama Muhammad adalah Allah dan pemberian nama tersebut semakin dikukuhkan oleh
Abdul Muththalib setelah Nabi Muhammad lahir.
Sumber:
1. A.
Syalabi, Sejarah dan Kebudayaan Islam Jilid 1, (Jakarta: Al-Husna Zikra, 2000),
hal. 77
2. Martin Lings, Muhammad: Kisah Hidup Nabi Berdasarkan
Sumber Klasik, (Jakarta: Serambi Ilmu Semesta, 2018), hal. 29
3. M. Quraish Shihab, Membaca Sirah Nabi Muhammad: Dalam
Sorotan Al-Qur’an dan Hadis-Hadis Shahih, (Tangerang: Lentera Hati, 2014), hal.
203
Tidak ada komentar:
Posting Komentar